Fungsi menu pada google
chrome
1. Fungsi
pengatur jendela
Jendela ini seperti jendela pada system
operasi lainnya, dapat dibuka ditutup, diubah-ubah ukurannya (melalui pengaturan
jendela) dan dipindah pindah posisinya pada layar
2. Bookmark
tool
Fasilitasdari googleuntuk menyimpan halaman
favorite kita.
3. Bookmark
Bar
Merupakan satu baris yang berisi sebuah
halaman yang pernah kita simpan sebagai favorite, sehingga kita lebih mudah
untuk membukanya lagi.
4. Scroll
Bar
Scroll Bar terdapat pada sisi kanan dan
bawah dari jendela. Ini digunakan untuk melihat bagian dari halaman yang tidak
tampak pada layar.
5. Reload
Berfungsi untuk membuka lagi website.
6. Stop
Berfungsi untuk membatalkan upaya
mendapatkan kembali halaman dari web server. Maka jika suatu halaman di load
dengan sangat lambat, tombol ini dapat digunakan untuk membatalkan halaman
tersebut
7. Kotak
Teks URL
Merupakan cara standar untuk
menspesifikasikan lokasi suatu dokumen di web server. Dengan menggunakan URL,
web browser dapat secara langsung menuju dokumen yang ada di server sehingga
dokumen dapat diambil dari computer mana saja pada internet.
8. Setting
Tools
Setting tools digunakan untuk mengatur
komponen-komponen pada google chrome.
9. Active
Bar
Merupakan tautan yang sedang dibuka.
10. Back
and Forward
Tombol ini biasanya bergambar panah kea rah
kiri dan kanan. Tombol ini membawa pengguna kepada ke halaman-halaman yang
sudah dikunjungi sejak web browser dimulai.
11. New
Tab
Digunakan untuk membuka tautan baru.
12. History
Berfungsi untuk membuka lagi website yang
beberapa waktu lalu telah kita buka.
13. Telusuri
Fungsi menu telusuri merupakan menu yang
digunakan untuk memcari sesuatu yang kita butuhkan dengan memasukan kata kunci.
14. Gambar
Fungsi menu gambar merupakan menu yang
digunak untuk mencari gambar yang kita butuhkan dengan memasukan kata kunci.
15. Maps
Fungsi menu maps merupakan menu yang
digunakan untuk mencari lokasi suatu tempat yang kita inginkan pada peta dengan
memesukan kata kunci.
16. Terjemahan
Fungsi menu terjemahan merupakan menu yang
digunakan untuk menterjemahkan ke beberapa bahasa dengan cara mengetikan kata
yang kita terjemahkan.
17. Header
Header dalam halaman terdapat pada sisi
kiri dan kanan bagian atas, yang terdiri dari:
Google
product bar.
Google product bar merupakan deretan menu yang terdapat di header sebelah kiri,
disini terdapat berbagai pilihan menu yang merupakan produk-produk Google.
Search
Settings, Sign in/out, Web history.
Ketiga menu ini terdapat di bagian header sebelah kanan. Search setting dapat
membantu kamu dalam melakukan pencarian dengan bahasa tertentu atau menampilkan
jumlah pencarian lebih dari 10 hasil per halaman (secara default 10 hasil per
halaman). Sign in/out membantumu untuk menjelajahi produk-produk Google lainnya
dengan saling terhubung dengan satu akun Google. Web history dapat membantu
optimasi pencarian berdasarkan aktifitas pencarian dari komputer yang kamu
pakai.
18. Search
bar
Kamu dapat melakukan pencarian dengan
kata kunci (keyword) pada bagian ini, cukup ketikkan dengan keyword yang ingin
kamu cari dan tekan tombol “Search” atau “Telusuri” dalam Google.co.id.
19. Search
results
Pada bagian ini merupakan hasil penelusuran/pencarian yang didapat dari keyword
yang diketikkan di Search bar. Dari hasil penelusuran yang perlu diketahui
adalah:
Typical
result, memiliki 3 bagian penting:
- Title, yang menampilkan judul halaman dan klik untuk
mengunjunginya.
- Snippet, merupakan deskripsi dari halaman atau bagian
dari teks konten yang mengandung kata keyword yang kamu cari. Dan snippet
biasanya diambil dari meta description halaman.
- URL, teks berwarna hijau ini merupakan link alamat URL
halaman tersebut.
Cached dan Similar.
Dalam bahasa Indonesia (Google.co.id) tertulis Tembolok dan Sejenis. Klik
Cached untuk melihat versi halaman website saat terakhir Google mengindeksnya
dan klik Similar untuk menemukan halaman lainnya yang sejenis dengan halaman
tersebut.
Star result.
Untuk menyimpan halaman hasil pencarian. Klik tanda bintang ini untuk
menyimpannya, maka ketika kamu login dan melakukan pencarian yang sama di lain
waktu, halaman ini akan tetap mucul.
20. Tools
dan filter
Pada bagian ini
memiliki 2 bagian penting, diantaranya:
- Tipe konten.
Tools ini dapat meningkatkan jenis pencarian yang kamu inginkan, hampir
sama menuny seperti Google product bar, namun tools pada bagian kiri hasil
pencarian ini lebih mudah.
Dengan keyword yang kamu ketikkan di Search bar maka akan muncul dalam
semua kategori. Dengan memilih Gambar pada tools, maka hanya hasul
penulusran berupa gambar saja yang akan tampil, atau Blog maka akan muncul
hasil penelusuran berupa halaman-halaman dari Blog saja, begitu pula
dengan kategori lainnya.
- Rekomendasi.
Menu ini dapat membantu untuk menyaring hasil dalam penelusuran, apakah
halaman dari Indonesia saja, tampilan standar, tampilan wonder wheel,atau
penyaringan lainnya.
21. Sponsored links
Pada bagian ini
merupakan link yang berasal dari iklan Google Adwords.
22. Bottom of the page
Pada bagian ini akan menampilkan sebuah tombol yang berbentuk huruf “o” yang
merupakan navigasi untuk menampilkan hasil penelusuran lainnya pada halaman
berikutnya mengingat secara default Google hanya menampilkan 10 hasil penelusuran
pada tiap-tiap halamannya.
Selain itu kamu akan menemukan link yang menuju pada pencarian sejenis dan
kolom search bar pada bagian bawah ini untuk memberikan pencarian kembali jika
yang kamu cari tidak ditemukan.
23. Elements
·
Menu pertama adalah
Elements. Di sini, kita bisa melihat konten-konten apa saja yang tampil di
halaman website seperti element HTML, CSS dan Document Object Model. Tab
element adalah cara yang lebih baik untuk melihat source code halaman website.
Halaman DOM akan diformat dengan baik, mudah dan menunjukkan struktur dari
masing-masing element HTML. Karena kadang kita menemui struktur source code
HTML yang jelek dan membuat susunan halaman website sulit untuk dilihat.
Contohnya jika kita “view source” dari Google Chrome.
·
Source code di atas
sulit dibaca karena formatnya dibuat untuk mengurangi space, tetapi sulit bagi
pengembang untuk mendefinisikan setiap struktur penyusunnya. Nah dengan Tab
Element, susunan source code yang dioptimalkan dan minified akan menjadi mudah untuk
dimengerti dan dapat lebih mudah dipahami struktur penyusun halaman websi
·
Tab Elemen juga
memungkinkan untuk menelusuri, berinteraksi, dan mengubah Styles, Metrik,
Properties, dan Event untuk setiap elemen pada halaman website secara local.
Sehingga anda dapat bereksperimen secara sementara tanpa merusak.
24.
Styes
Browser
Anda bisa menyorot salah satu div atau
element yang mempunyai styles. Kemudian akan muncul menu styles pada pojok
kanan pada Developer Tool. Pada menu inilah anda bisa langsung merubah setiap
susunan attribut styles dan secara otomatis akan diterapkan/tampilkan pada
halaman browser.
25.
Metrics
Anda dapat melihat model kotak setiap
position, margin, border, padding dan size dari element yang anda pilih.
26.
Properties
Anda dapat melihat semua properti dari
elemen, seperti JavaScript dan DOM pada menu Properties.
27.
Resources
Resource memungkinkan anda untuk melihat
sumber daya yang dimuat di halaman website. seperti konten HTML5, database,
penyimpanan lokal, cookies, AppCache, dll
28.
Network
Anda bisa melihat komponen apa saja yang
direquest halaman web dari server, berapa lama eksekusinya, dan berapa banyak
bandwidth yang dibutuhkan. Anda juga dapat melihat HTTP dan respon header dari
content website.
Dengan tool ini, anda bisa menemukan cara
untuk mengoptimalkan waktu load dan bandwidth yang dibutuhkan. Anda bisa
mengoptimalkan transfer secepat dan seefisien mungkin dari server ke client.
Dan cara untuk menghemat bandwidth dan resource server.
Anda bisa melihat semua resource yang diminta
browser, waktu yang dibutukan untuk menerima dari server, dan berapa banyak
bandwidth yang digunakan selama proses transfer.
29.
Sources
Anda bisa melihat source code yang include ke
halaman website seperti CSS, JavaScript, dll.
30.
Timeline
Untuk menganalisis kecepatan dan menawarkan
visibilitas proses background, Anda bisa melihat berapa lama waktu yang
dibutuhkan browser untuk menangani peristiwa DOM dan rendering halaman layout
website.
31.
Profiles
Profiles membantu Anda menganalisa kinerja
JavaScript. Misalnya, Anda dapat melihat waktu untuk mengeksekusi dari awal
sampai akhir load halaman website dan memungkinan untuk melakukan
optimasi JavaScript.
32.
Audits
Alat audits ini dapat menganalisa halaman
seperti beban dan memberi saran&optimasi untuk mengurangi waktu load
halaman website.
33.
Console
Terakhir adalah Console Developer Tools. Dia
menawarkan fitur untuk menganalisa dan menampilkan pesan warning dan error pada
saat load halaman website.
KEUNGGULAN
GOOGLE CHROME
Manajemen Memory
Chrome memiliki manajemen memory yang jauh lebih baik daripada browser-browser
lain. Setiap satu tab yang dibuka pada chrome sebenarnya adalah satu aplikasi
chrome itu sendiri tidak seperti browser lain yang menganggap bahwa semua tab
yang dibuka pada satu aplikasi browser adalah satu aplikasi.
Lalu manfaat dari manajemen memory itu sendiri apa?. Bagi yang rutin
browsingmenggunakan browser lain, mungkin anda sudah pernah mengalami Crashed,
ketika membuka banyak tab pada browser tersebut. Karena disebabkan, semua tab
berbagi alokasi memory yang sama, sehingga apabila ada salah satu tab yang crash,
maka semua tab juga akan ikut dapat imbasnya pula. Hal seperti itu tidak akan
terjadi pada Chrome.
Karena setiap satu tab adalah sama dengan satu aplikasi chrome, maka anda dapat
dengan mudah men-drag tab keluar dari Chrome untuk membuat jendela Chrome yang
baru.
Chrome juga memiliki Task Manager-nya sendiri. Jadi anda dapat melihat tab mana
saja yang memakan banyak memory, dan bahkan anda juga dapat melihat penggunaan
memory oleh suatu plugin yang sedang bekerja pada tab-tab tertentu. Sehingga
apabila anda melihat suatu tab terlalu banyak memakan memory, dan menurut anda
itu bisa memperlambat kinerj.
Chrome memiliki Javascript Virtual Machinenya sendiri
Javascript Virtual Machine pada Chrome benar-benar
baru yang dibuat ulang dari 0 (nol) lagi, dengan tetap memperhatikan kepada
kebutuhan user saat ini.
Dahulu, penggunaan Javascript belum sepenting saat ini, bahkan banyak web yang
sama sekali tidak menggunakan Javascript pada waktu itu, namun sekarang
Javascript telah menjadi bagian yang sangat-sangat vital di dunia maya. Oleh
karena itu, penanganan javascript yang baik benar-benar mendapat perhatian yang
sangat besar dari Google.
Javascript Virtual Machine pada Chrome dibuat oleh V8 Team yang ada di Denmark.
V8 Team ini sudah sangat terkenal akan kemampuannya dalam membuat berbagai
Virtual Machine, sehingga virtual machine yang diterapkan di Chrome ini sudah
tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Dan untuk selanjutnya, Javascript
Virtual Machine yang ada pada Chrome ini akan disebut dengan nama V8.
V8 dapat berjalan jauh lebih cepat dibanding virtual machine lain, sebab V8
dapat secara dinamis mengoptimalkan penggunaan Javascript dengan cara membuat
Javascript yang tadinya bersifat Classless menjadi lebih
berkelas…hehe..maksudnya menjadi seolah ber- Class (masih ngebingungin juga ya
?).Setiap object yang memiliki properti yang sama pada V8 akan berbagi Hidden
Class yang sama pula.
Faktor lain yang menyebabkan V8 dapat berjalan jauh lebih cepat dibanding
Virtual Machine atau Javascript Engine lain adalah karena V8 langsung
mengcomplie javascript yang mereka temukan, dan bukan meng-interpret-nya
seperti yang dilakukan oleh engine lain. Program yang dicompile akan berjalan
jauh lebih cepat dibanding program yang di- interpret, sebab begitu suatu
source code dicompile, maka source code itu akan langsung menjadi bahasa mesin.
Mesin (CPU) akan lebih cepat menjalankan program dengan bahasa yang mudah
dimengerti.
Kelebihan Lain:
- TAMPILAN :
Pada Interface dari Chrome terlihat bahawa google ingin para penggunanya
lebih fokus pada web dan melupakan browser yang digunakan. Ini atinya
Google Chrome memilii tampilan yang tidak mengusik dan nyaman ketika
sedang digunakan.
- MODUS PENYAMARAN :
Pada modus ini memungkinkan para penggunanya dapat mengakses website tanpa
meninggalkan jejak.
- APLIKASI WEB :
Google memberikan opsi “Make Application Shortcut” . Dengan feature ini
sebuah aplikasi web seperti GMAIL atau Google Teader dapat dijalankan
lewat shrtcut pada Desktop atau Start Menu. Sehingga kelihatan seperti
sebuah aplikasi lokal.
- PENGELOLAAN MEMORY :
Pada setiap TAB yang dibuka di Chrome memiliki proses yang terpisah,
sehingga ketika eror/crash pada salah satu ta tidak akan meyebabkan
seluruh browser eror. (ini kekurangan yang terdapat pada FireFox dan
browser lainnya).
- PENCARIAN :
Chrome memiliki fungsi pencarian yang sangat baik. Contohnya, chrome daat
mendeteksi ketika pengguna pernah melakukan pencarian di suatu website dan
memasukkan website tersebut dalam daftar penyedia pencarian.
- ANTI PENIPUAN :
Chrome menyediakan kemampuan menebalkan nama domain sebuah website.
Contohnya ada sebuah website penipuan beralamatkan
ibank.klikbca.d60pc.com, maka d60pc.com akan ditebalkan sehingga akan
diharapkan para pengguna sadar bawah itu bukan situs/website resmi
KlikBCA.
Kelebihan Google Chrome:
1. Kemampuan browsing yang cepat (ada yang mengatakan lebih cepat dari Windows
Explorer). Meskipun tidak berbeda dengan kecepatan Firefox, bahkan bisa
bersaing.
2. Otomatis membookmark semua situs yang pernah dibuka selain histori, halaman
yang sering dikunjungi, dll. Sehingga bagi orang tua yang punya akses internet
di rumah dapat dengan mudah memantau anak-anaknya, ini tentu bermanfaat
3. Browser addressnya yang sekaligus berfungsi sebagai search engine, tentu ini
merupakan fitur yang praktis dan istimewa.
·
Disamping kelebihan di atas, ada lagi
beberapa fitur Google Chrome, yakni:
- Mendukung flash dan java (terintegrasi)
- Penggunaan memori tab yang terpisah.
- Mendukung Bahasa Indonesia.
- Auto-complete address input (Omnibar).
s sumber: berbagai sumber